Debat Kebohongan Dosa Waris dan Kutuk

Diskusi ini masih berlangsung di Grup Facebook The Best Debater : Christian Vs Moeslem.

Saya Mengajukan Pertanyaan Seputar Dosa Waris dan Kutuk yang terjadi dalam Kisah Adam Dan Hawa dalam Alkitab.


Kejadian PASAL 3 BIS

(14) Sesudah itu TUHAN Allah berkata kepada ular itu, "Engkau akan dihukum karena perbuatanmu itu; dari segala binatang hanya engkau saja yang harus menanggung kutukan ini: Mulai sekarang engkau akan menjalar dengan perutmu, dan makan debu seumur hidupmu.


(15) Engkau dan perempuan itu akan saling membenci, keturunannya dan keturunanmu akan selalu bermusuhan. Keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan menggigit tumit mereka."



(16) Lalu kata TUHAN kepada perempuan itu, "Aku akan menambah kesakitanmu selagi engkau hamil dan pada waktu engkau melahirkan. Tetapi meskipun demikian, engkau masih tetap berahi kepada suamimu, namun engkau akan tunduk kepadanya."



(17) Lalu kata TUHAN kepada laki-laki itu, "Engkau mendengarkan kata-kata istrimu lalu makan buah yang telah Kularang engkau makan. Karena perbuatanmu itu, terkutuklah tanah. Engkau harus bekerja keras seumur hidupmu agar tanah ini bisa menghasilkan cukup makanan bagimu.



(18) Semak dan duri akan dihasilkan tanah ini bagimu, dan tumbuh-tumbuhan liar akan menjadi makananmu.



(19) Engkau akan bekerja dengan susah payah dan berkeringat untuk membuat tanah ini menghasilkan sesuatu, sampai engkau kembali kepada tanah, sebab dari tanahlah engkau dibentuk. Engkau dijadikan dari tanah, dan akan kembali ke tanah."







Saya ingin berdiskusi dengan Kristen, siapapun di grup ini asal di bahas satu persatu dan tidak keluar dari topik. tentang Masalah Dosa dan kutuk .



Pertama: APAKAH MENURUT KRISTEN DOSA ITU DIBEDAKAN ANTARA KUASA DOSA / WATAK ATAU TABIAT DOSA, DAN DOSA ITU SENDIRI?? sebelum Kristen menjawab pertanyaan lain pertanyaan ini wajib di jawab terlebih dahulu.



Kedua: BAGAIMANA SEJARAH DOSA WARIS BISA ADA? APA DASARNYA?



ketiga:BISAKAH KRISTEN MENJELASKAN PERSOALAN KUTUK TERHADAP MANUSIA DI BAWAH INI:



1. menurut kitab Kejadian. Kutuk yang telah Allah bebankan kepada manusia kepada Adam yaitu, Keringat, letih, kesusahan dan lain-lain. kepada HAWA sakit waktu mengandung dll.. kepada Ular yaitu Ular akan berjalan dengan perutnya dan ia akan makan tanah seumur hidupnya.



pertanyaanya: JIka berkeringat dan LETIH itu kutukan.. kenapa makhluk lain yang tidak dikutuk semisal binatang, itu juga mengalaim letih kesusahan? padahal tidak disebutkan bahwa mereka dikutuk??





Jika SAKIT MENGANDUNG dan melahirkan ini kutukan kenapa hal yang sama terhadap binatang atau hewan yang mengandung juga mengalami SAKIT??? padahal mereka tidak dikutuk???

dan kita tahu bahwa berdasarkan ayat diatas cuma ular yang dikutuk.





Selanjutnya: mengenai ULAR berjalan dengan perutnya.



JIKA ULAR DIKUTUK SEHINGGA IA BERJALAN DENGAN PERUTNYA, MAKA SEBELUM ULAR DIKUTUK ULAR BERJALAN DENGAN APA?

APAKAH DENGAN KAKI? ULAR TIDAK PUNYA KAKI.



DENGAN EKORNYA?? ULAR MELOMPAT-LOMPAT JALANNYA?? ATAU DENGAN KEPALANYA???



SILAHKAN KRISTEN MEMBERIKAN JAWABAN UNTUK PERSOALAN INI





KEMUDIAN. JIKA MANUSIA DIKUTUK MENGANDUNG BERPELUH, LETIH DLL DAN AKHIRNYA KUTUKAN TERSEBUT BERLAKU KEPADA SEMUA KETURUNANNYA.... BAGAIMANA DENGAN ULAR??? APAKAH BERLAKU KEPADA SELURUH KETURUNANNYA??



JAWABNYA mungkin IYA KARENA ULAR BERJALAN DENGAN PERUTNYA / SELURUH ULAR SEPERTI ITU HINGGA SEKARANG. LALU BAGAIMANA DENGAN KUTUKAN ULAR MAKAN TANAH SEUMUR HIDUP???

APAKAH ADA ULAR MAKAN TANAH??? + SEUMUR HIDUP ULAR MAKAN TANAH???


TRUS SOAL AYAT 15 DI SEBUTKAN BAHWA MANUSIA DAN ULAR AKAN MENJADI MAKHLUK YANG SENANTIASA BERSETERU DAN BERMUSUHAN, MANUSIA AKAN MENGHANCURKAN KEPALA ULAR DAN ULAR AKAN SENANTIASA MEMATUK KAKI MANUSIA...

PERTANYAANYA APAKAH PERNYATAAN MANUSIA DAN ULAR AKAN SENANTIASA BERMUSUHAN INI RELEVAN DENGAN KENYATAAN yang ada sekarang??

KARENA FAKTANYA ULAR MALAH KALAU DIJINAKAN TIDAK BERSETERU DENGAN MANUSIA MALAH JADI SAHABAT.


DAN YANG TERPENTING ADAKAH PENJELASAN DI KITAB KEJADIAN SEJAK ADAM DAN HAWA BERBUAT DOSA TERDAPAT KUTUKAN ATAU PERNYATAAN BAHWA MANUSIA ATAU KETURUNAN ADAMA KEMUDIAN MENANGGUNG DOSA.
 ·  ·  · 7 Maret pukul 22:21
    • Ophie Musthofa artikel yg menantang,sayang belum ada yg siap menghadang.
    • 'Audie Tangkere 
      ·

      Soal ular berjalan dengan perutnya:
      Alkitab tidak menyebut seperti apa keadaan ular sebelumnya. Jadi ada dua kemungkinan:
      (1) Jika sebelumnya ular tidak berjalan dengan perutnya dan tegak (misalnya seperti ular kobra, sehingga bisa bicara bertatapan mata dengan manusia) maka sekarang menjalar dengan perutnya.
      (2) Jika ular memang sebelumnya berjalan dengan perutnya, tapi masih bisa tegak, maka Tuhan hanya menegaskan saja.

      ---

      Soal makan debu:
      Secara ilmiah, ular harus menjulurkan lidahnya untuk menangkap partikel2 halus di sekitarnya, lalu ditelan. Itu dilakukan untuk mengetahui keadaan sekitarnya. Partikel2 itu adalah debu dan tanah.

      ---

      Soal permusuhan ular dan wanita:
      Kalimat Tuhan ditujukan kepada ular dan satan yang ada di dalam ular itu. Kutukan "menjalar dan makan debu" adalah kepada ularnya, sedangkan kutukan "permusuhan" adalah kepada satannya.

      (1) "Aku (Tuhan) akan mengadakan permusuhan antara engkau (satan) dan perempuan ini." Artinya, satan akan memusuhi wanita, dan wanita kalah. Ini terlihat bagaimana satan membentuk budaya dan sistim keagamaan yang selalu menempatkan kedudukan wanita lebih rendah.
      (2) Permusuhan antara keturunan (singular) wanita dan ular jelmaan satan adalah antara Kristus dan Antikritus.

      ---

      Soal kutukan manusia:
      Pada waktu penciptaan, Tuhan Alkitab selalu menyebut "semuanya itu baik". Tapi setelah tanah dikutuk, maka pepohonan tidak tumbuh spontan lagi seperti di taman Eden. Tapi harus diusahakan.
      Jadi kata keringat dan letih itu hanya petunjuk sulitnya tanah diolah. Dan ini berpengaruh juga pada hewan karena hewan juga dicipta dari tanah, sama seperti manusia. Bedanya, hewan tidak memiliki roh dari Tuhan, hanya naluri.

      ---

      Pertanyaan anda:
      Jika SAKIT MENGANDUNG dan melahirkan ini kutukan kenapa hal yang sama terhadap binatang atau hewan yang mengandung juga mengalami SAKIT??? padahal mereka tidak dikutuk???

      Jawab:
      Ada contoh hewan kesakitan waktu melahirkan?

      ---

      Pertanyaan anda:
      BAGAIMANA SEJARAH DOSA WARIS BISA ADA? APA DASARNYA?

      Jawab:
      Kira2 begini...
      Menurut hadis Bukhari: Musa pernah mendebat Adam. Musa berkata kepada Adam; 'Wahai Adam, engkaulah orang yang telah mencelakakan manusia dan mengeluarkan mereka dari surga.
      (sumber: indoquran.com/id/component/hadithbukhari/mobile/45.html?limit=1&start=255)

      Keyakinan Musa itulah yang diyakini Kristen sebagai dosa waris.

      ---

      Pertanyaan anda:
      APAKAH MENURUT KRISTEN DOSA ITU DIBEDAKAN ANTARA KUASA DOSA / WATAK ATAU TABIAT DOSA, DAN DOSA ITU SENDIRI??
      jawab:
      Dosa Adam berlanjut pada keturunannya, kematian Adam juga berlanjut kepada keturunannya. Sama seperti kucing menurunkan kucing, maka manusia berdosa + mati juga akan melahirkan manusia berdosa + mati.
      Seperti itulah kondisi manusia. Manusia cenderung berbuat dosa, baik kepepet maupun sengaja. Dan semua manusia harus mati.

      -mudah2an jawabannya memuaskan-
      cmiiw ^.^
    • Muslims Say 
      ‎'Audie Tangkere ·

      Soal ular berjalan dengan perutnya:
      Alkitab tidak menyebut seperti apa keadaan ular sebelumnya. Jadi ada dua kemungkinan:
      (1) Jika sebelumnya ular tidak berjalan dengan perutnya dan tegak (misalnya seperti ular kobra, sehingga bisa bicara bertatapan mata dengan manusia) maka sekarang menjalar dengan perutnya.
      (2) Jika ular memang sebelumnya berjalan dengan perutnya, tapi masih bisa tegak, maka Tuhan hanya menegaskan saja.

      ===> sayang sekali sebelumnya anda tidak menjelaskan secara rinci pertanyaan sebelumnya mengenai apa itu dosa, kuasa dosa atau watak dosa..

      karna ini adalah pertanyaan penting untuk dijawab sebelum menjawab pertanyaan yang lain...

      selanjutnya soal Ular yang anda jawab, saya bertanya seperti ini agar anda berfikir, bagaimana mungkin Ular tanpa kaki bisa berjalan tanpa dengan perut. dengan ekor jelas tidak mungkin. ular disebut binatang cerdik dan liar..

      bagaimana mungkin berljalan dengan lompat2.. tentu tidak dengan kepala.. makin tidak mungkin.

      yang sangat mungkin adalah ular sejak awa memang berjalan dengan perutnya.. pertanyaan ini sebagai pertanyaan kritis akan adanya kutuk..

      kedua:

      anda menjawab: Soal makan debu:
      Secara ilmiah, ular harus menjulurkan lidahnya untuk menangkap partikel2 halus di sekitarnya, lalu ditelan. Itu dilakukan untuk mengetahui keadaan sekitarnya. Partikel2 itu adalah debu dan tanah.

      -=====>

      di sini anda menyimpang dari kontesk ayat, karena ayat ini menjelaskan dengan sangat jelas yakni ular harus makan debu, artinya konsumsi utama ular adalah debu, mengenai penjelasan anda di atas bukan soal konsumsi tapi soal cara atau tehnik ular menangkap mangsa..

      kita tahu, seekor bunglon menangkap mangsa dengan lidah yang memiliki lendir semacam perekat, tentu kita tidak mengatakan bahwa bunglon makan lendir..

      buaya dalam menangkap mangsa di dalam air, tentu secara tidak langsung buaya meminum air, tapi tidak bisa kita katakan makanan buaya adalah air, bukankah begitu..

      ini bukan menyangkut proses tapi soal konsumsi, makan. apa ada ular makan tanah seumur hidup? tidak ada.

      pertanyaan ini adalah pertanyaan Kritis menyangkut kutuk. apakah benar kutuk itu ada, atau hanya dalam cerita.

      ketiga: Soal permusuhan ular dan wanita:
      Kalimat Tuhan ditujukan kepada ular dan satan yang ada di dalam ular itu. Kutukan "menjalar dan makan debu" adalah kepada ularnya, sedangkan kutukan "permusuhan" adalah kepada satannya.

      (1) "Aku (Tuhan) akan mengadakan permusuhan antara engkau (satan) dan perempuan ini." Artinya, satan akan memusuhi wanita, dan wanita kalah. Ini terlihat bagaimana satan membentuk budaya dan sistim keagamaan yang selalu menempatkan kedudukan wanita lebih rendah.
      (2) Permusuhan antara keturunan (singular) wanita dan ular jelmaan satan adalah antara Kristus dan Antikritus.

      ====> tidak masalah jika anda mengartikan ular sebagai satan atau Iblis, karena dalam beberapa ayat menyebutkan bahwa ular yang dimaksud adalah iblis.

      persoalannya adalah, jika yang anda sebut tersebut iblis dengan wanita saja, kenapa iblis juga memusuhi pria? bukankah tidak ada kutuk untuk hal tersebut..

      kedua. bukankah kita tahu dalam beberapa aliran atau sekte sesat, ada yang malah menjadi penyembah setan.. artinya, bertolak belakang dengan ayat ini, dimana satan dan wanita akan senantiasa menjadi musuh. dimana disebutkan di ayat, ular akan mematuk kaki dan wanita akan menghancurkan kepala ular, toh kenapa ada wanita dan manusia lain yang malah tidak menghancurkan kepala ular (memusuhi satan)

      bukankah ini bertolak belakang dengan kutuk, yang nyata menyebut selalu saling membenci memusuhi??

      selanjutnya:

      jawaban anda:

      Soal kutukan manusia:
      Pada waktu penciptaan, Tuhan Alkitab selalu menyebut "semuanya itu baik". Tapi setelah tanah dikutuk, maka pepohonan tidak tumbuh spontan lagi seperti di taman Eden. Tapi harus diusahakan.
      Jadi kata keringat dan letih itu hanya petunjuk sulitnya tanah diolah. Dan ini berpengaruh juga pada hewan karena hewan juga dicipta dari tanah, sama seperti manusia. Bedanya, hewan tidak memiliki roh dari Tuhan, hanya naluri.

      ===>>

      Tanggapan anda malah menyimpang dengan kenyataan, bukankah banyak pohon yang berbuah yang tidak perlu di usahakan?? kita tahu berapa banyak pohon tumbuh tanpa perlu diusahakan,, dan diantaranya berbuah??

      kedua, kita tahu yang dikutuk itu hanya murni manusia yang akan berkerinan bersusah payah, kenapa hewan juga mengalami hal yang sama dalam mencari kehidupan, mereka harus berusaha mencari sendiri, ada yang berburu dll.

      anda malah tidak menjawab esensi dari pertanyaan pada ayat ini, karena ayat ini hanya menyatakan bawha manusialah yang di kutuk bersusah payah tapi nyatanya terhadap makhluk lain yang tidak dikutuk mengalami hal yang sama..

      pertanyaan saya jujur sebagai kritis terhadap kutuk apakah benar ada, atau ternyata kutuk tersebut hanyalah cerita. kerena malah pada kenyataanya kutuk tidak sesuai dengan apa yang digariskan.

      selanjutnya:
      Pertanyaan anda:
      Jika SAKIT MENGANDUNG dan melahirkan ini kutukan kenapa hal yang sama terhadap binatang atau hewan yang mengandung juga mengalami SAKIT??? padahal mereka tidak dikutuk???

      Jawab:
      Ada contoh hewan kesakitan waktu melahirkan?
      ====>>>

      tiak perlu jauh2 ya, hewan semisal kucing, ayam, kambing, sapi dll, apa tidak sakit ketika melahirkan, mereka bersusah payah, bahkan untuk hewan seperti kambing dan sapi kadang dibantu karena sakit dan susah payahnya.

      ini yang rill terjadi disekitar kita. kenapa mereka merasakan sakit susah payah sementara Binatang tidak dikutuk untuk sakit saat mengandung dan melahirkan..??
      yang dikutuk cuma manusia... binatang merasakan hal yang sama,

      apa benar kutuk itu ada. atau ternyata sakit mengandung itu adalah murni bukan kutukan tapi fitrah yang sudah digariskan sejak awal penciptaan.

      selanjutnya:

      --

      Pertanyaan anda:
      BAGAIMANA SEJARAH DOSA WARIS BISA ADA? APA DASARNYA?

      Jawab:
      Kira2 begini...
      Menurut hadis Bukhari: Musa pernah mendebat Adam. Musa berkata kepada Adam; 'Wahai Adam, engkaulah orang yang telah mencelakakan manusia dan mengeluarkan mereka dari surga.
      (sumber: indoquran.com/id/component/hadithbukhari/mobile/45.html?limit=1&start=255)

      Keyakinan Musa itulah yang diyakini Kristen sebagai dosa waris.

      =====>

      anda malah menyimpang, dari pertanyaan, seharusnya anda menjelaskan sesuai konteks pertanyaan berhubungan dengan Kitab kejadian soal dosa dan kutuk.

      anda mengutip hadits malah Islam tidak mengenal dosa waris.

      selanjutnya:::

      Pertanyaan anda:
      APAKAH MENURUT KRISTEN DOSA ITU DIBEDAKAN ANTARA KUASA DOSA / WATAK ATAU TABIAT DOSA, DAN DOSA ITU SENDIRI??
      jawab:
      Dosa Adam berlanjut pada keturunannya, kematian Adam juga berlanjut kepada keturunannya. Sama seperti kucing menurunkan kucing, maka manusia berdosa + mati juga akan melahirkan manusia berdosa + mati.
      Seperti itulah kondisi manusia. Manusia cenderung berbuat dosa, baik kepepet maupun sengaja. Dan semua manusia harus mati.

      -mudah2an jawabannya memuaskan-
      cmiiw ^.^

      =============>>>

      konsekuensi dari jawaban anda ini adalah akan mengambang karna anda tidak menjawab soal awal yang paling penting untuk di jawab

      yaitu apa defenisi dari dosa, dan apakah dosa dibedakan antara watak dan perbuatan..

      andan tidak menjawab esensi dari pertanyaan malah menyatakan bahwa adam berdosa dan kemudian mewarisi dari dosa itu sendiri..

      sebaiknya anda menjelaskan secara rinci mengenai pengertian dosa. dosa asal, watak dan mana yang diwarisi menurut kristen.



Debat Masih Berlangsung. Insya Allah akan di Update jika ada tanggapan berikutnya.

Bagi Pembaca yang ingin berkomentar atau ingin membantu Kristen menjelaskan pertanyaan saya di atas, saya persilahkan untuk memberikan tanggapan di kotak komentar.


Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan

1 Response to "Debat Kebohongan Dosa Waris dan Kutuk"

  1. http://tindonesia.blogspot.com/2012/05/kupas-tuntas-dosa-waris-dalam-pandangan.html

    BalasHapus